“1/18 AUTOART VOLVO 850 T-5R”

Volvo 850 adalah sedan Compact Executive yang diproduksi dari tahun 1991-1996. Mobil ini memiliki 2 bodystyle antara lain dalam bentuk Sedan dan Station Wagon. Volvo 850 T-5R adalah varian tertinggi dari 850 pada tahun 1995. Yang menjadi pembeda dari 850 standar antara lain karena bermesin Turbo. Fakta unik dari 850 T-5R adalah mobil ini dikembangkan oleh Porsche.

IMG_1449

Porsche turun tangan dalam pengembangan mesin serta transmisi dan powertrain dari 850 T-5R ini. Tidak hanya itu, Porsche juga mendesain ulang interior pada 850 T-5R termasuk Alcantara Seatnya. Yang menjadi pembeda 850 T-5R dengan 850 selain bermesin Turbo antara lain : Front Bumper dengan lips, rear spoiler, side skirt, black interior dengan aksen kayu Walnut, Special graphite leather dan Alcantara seat. Selain itu pembeda lain ada pada warna nya. Volvo mengeluarkan 3 warna spesial dan limited pada mobil ini antara lain : Cream Yellow, Stone Black, dan Olive Green.

IMG_4027

Autoart, adalah brand Die-cast modelcars pembuat replika dari Volvo 850 T-5R ini berskala 1/18. Untuk urusan detail memang Autoart sangat detail dalam pembuatannya sehingga mirip dengan skala aslinya. Terutama Autoart mengeluarkan warna yang special pada unitnya yaitu Cream Yellow. Terdapat 2 bodystyle yang dibuat oleh Autoart yaitu Sedan dan Station Wagon. Unit yang kami review ini adalah sedannya.

IMG_4014

IMG_4013

Autoart Volvo 850 T-5R ini dapat dibuka mulai kap mesin, keempat pintu dan bagasi belakang. First Impression saat memegang modelcar ini adalah ternyata bobotnya begitu ringan tidak seperti Resin, meskipun material dari Autoart ini umumnya berbahan Metal dan plastik.

IMG_1447

Point interest kami ada pada di detail mesinnya. Oke, modelcar ini bukanlah seperti Supercar atau Hypercar yang jauh lebih banyak detail terekspos seperti umumnya buatan Autoart, karena pada Volvo 850 T-5R ini detail yang terekspos banyak ada di bagian mesin dan interiornya saja. Meskipun begitu detail yang diberikan Autoart dapat memuaskan hati. Pada bagian mesin, dapat terlihat detail seperti label-label yang terdapat pada mobil asli. Detail ini sangat jarang ada di beberapa merek yang biasanya hanya menunjukkan detail mesin yang polos. Selain itu terdapat detail menarik yaitu detail aki yang digunakan mobil ini yaitu VARTA, sesuatu nama aki yang asing kita dengar sekarang.

IMG_1471

IMG_1464

Seperti umumnya Autoart, detail interior tidak perlu diragukan lagi. Terdapat detail karpet bludru di interior termasuk bagasi belakang dan terdapat  tulisan 850 yang berada di bagian depan pengemudi dan penumpang. Selayaknya mobil 90 an, Dashboard pada 850 T-5R ini terlihat simpel dan polos juga mengotak. Detail ala motif kayu Walnut juga terdapat pada bagian dashboard 850 T-5R ini.

IMG_4018

Lalu bagaimana dengan kesimpulannya? Untuk sekarang ini (sejak artikel ini diposting) unit Sedan bermunculan kembali di pasaran, FYI ini adalah Autoart produksi lama yang Closed boxes karena sekarang umumnya box nya transparan. Memang rupanya varian Station Wagon lebih laris ketimbang Sedannya. Terbukti jelas dipasaran varian Wagon boleh dibilang Rare daripada Sedannya. Namun demikian varian Sedannya juga tidak boleh terlewatkan terutama detail yang ditawarkan oleh Autoart yang menarik untuk dikoleksi.

“1/43 MINICHAMPS BMW E30 Coupe”

Minichamps baru-baru ini mengeluarkan kembali varian yang sudah pernah diproduksi pada beberapa model sebelumnya, salah satunya adalah BMW generasi E30 3 Series Coupe ini. Model varian awal sudah memiliki nilai jual yang cukup tinggi dan sulit dicari, namun beruntungnya kami bisa memiliki satu ini.

BM6

Secara keseluruhan terdapat beberapa bagian pembeda dengan model varian sebelumnya, antara lain antena belakang pada mobil ini menjadi lebih pendek (varian awal memiliki antena panjang). Perbedaan lain ada pada bumper depan yang dimana list hitam tidak menyambung, terpisah pada bagian tengah.

BM5

Untungnya kap mesin yang dapat terbuka tidak dipangkas dari mobil ini, sehingga detail mesin dari BMW ini dapat terlihat jelas. Material pada kap mesin juga terbuat dari Metal, sehingga pada bagian ini umumnya akan cepat merintis pada catnya. Jika melihat pada base dari Minichamps tertulis 1 of 336, itu berarti model ini terutama warna merahnya hanya diproduksi sebanyak 336 unit saja, itu berarti secara jangka panjang akan sulit untuk menemukan varian ini dipasaran.

IMG_3679

Inilah yang menjadi Point of view atau Selling point dari Minichamps. Terlihat jelas mesin dari M40 ini. For your info, sudah sangat sulit menemukan Minichamps yang dapat membuka kap mesin karena umumnya sekarang terbuat dari Resin dan Sealed body.

BM2

Minichamps E30 3 Series Coupe (Red) x Autoart E30 M3 Cecotto (Grey)

Kebetulan kami memiliki varian model M3 Cecotto buatan Autoart. Yap, sama seperti Minichamps, Autoart juga dapat membuka kap mesin. Lalu lebih detail mana antara keduanya.

BM

Sebelum membahas detail, terdapat perbedaan fisik pada kedua mobil ini selain berbeda tipe yaitu pada M3 memiliki wide body dan body yang lebih mengotak yang berbeda dengan yang varian model standar. Model M3 merupakan generasi pertama yang menggunakan kode bodi M10. Pada Minichamps adalah seri 3 Coupe reguler yang menggunakkan kode bodi M40. Sehingga terlihat jelas perbedaan keduanya yaitu pada desain lampu belakang yang berbeda.

BM3

Pada komparasi ini kami hanya membahas dan membandingkan detail pada keduanya karena beda varian model. Kedua mobil ini memiliki dimensi panjang yang mirip-mirip, kenapa kami bilang demikian? Karena kadang beda brand memiliki ukuran yang bervariasi pula, sedangkan baik Minichamps ataupun Autoart tmenujukkan bahwa mereka adalah real 1/43.

BM1

Pada Autoart terdapat penahan kap mesin sehingga sudut bukaan kap mesin tidak selebar Minichamps. Sedangkan Minichamps tidak memiliki penahan kap mesin sehingga kap mesin terbuka dengan sudut nyaris 90 derajat. Melihat isi dari kap mesin, kedua merek sama-sama menonjolkan detail mesin yang terlihat dengan aslinya. Dengan demikian skor mereka untuk detail adalah sama.

BM4

Keunggulan Autoart yang memiliki skor lebih tinggi dikit ketimbang Minichamps yaitu pada interiornya. Autoart memiliki detail jok bermotif yang mirip dengan aslinya, sedangkan pada Minichamps hanya berwarna hitam polos.

“1/18 AUTOART SIGNATURE HONDA 1990 NSX-R”

Honda NSX (New Sportcar eXperimental) adalah produk mobil sportcar  bermesin mid-engine 3.0L V6 Rear Wheel Drive VTEC yang memulai debutnya pada tahun 1990.Desain bentuk aerodinamis body NSX  terinspirasi oleh bentuk pesawat jet F-16. Sedangkan bahan body NSX dibuat menggunakkan rangka full aluminium. Pada masanya mobil ini mampu melawan Ferrari yang bermesin V8. Generasi pertama NSX bertahan sampai tahun 2005 dengan melakukan ubahan Facelift pada tahun 2002.

img_1261

Honda NSX-R sendiri muncul pada tahun 1992. Mobil ini di modifikasi beberapa sektor termasuk mesin oleh Honda agar dapat mampu balapan di sirkuit. Diet ketat juga dilakukan pada mobil ini, seperti hilangnya peredam, ban cadangan, audio, kontrol traksi bahkan a/c pun dihilangkan pada mobil ini demi bobot keseluruhan yang baik agar tidak mengurangi perfoma.  Tidak hanya itu, Honda juga mengganti jok standar yang elektrik menjadi jok berbahan carbon dari Recaro begitupula dengan velg standar berbobot ringan oleh Enkei. Honda berhasil menurunkan berat 120kg pada NSX-R dengan berat total 1.230 kg.

img_1299

Autoart adalah salah satu brand diecast modelcar yang membuat replika NSX-R generasi pertama dalam skala 1/18. Rupanya Autoart membuat replika NSX-R ini special karena ini merupakan seri AutoartSignature” yang lengkap terdapat informasi tentang NSX-R beserta sertifikat yang sudah jarang ditemukan pada seri Autoart reguler sekarang.

img_1286

Detail dibuat sangat baik dan presisi oleh Autoart. Terutama semua pintu-pintu, kap depan dan bagasi belakang berikut kap mesin yang berada dibalik kaca belakang juga dapat dibuka semua. Tidak hanya itu, keunggulan mobil sportcar di jamannya termasuk NSX dan NSX-R ada pada lampu pop-up yang dapat membuka atau menutup juga dapat dilakukan pada Autoart dengan menaik atau menurunkan tuas yang berada di bawah mobil. Pada kap bagian depan, rupanya Autoart dengan sengaja membuat sendi pada penompang kap ke body mobil dengan tidak solid yang tidak dapat terbuka. Rupanya ada satu detail yang unik yaitu dengan adanya penompang berbentuk tiang sebagai penahannya sehingga mirip dengan mobil aslinya.

img_1289

Masuk ke dalam interior, tidak banyak yang dapat terlihat pada bagian dashboard dikarenakan mobil di masanya menggunakkan desain  yang simpel. Namun Autoart membuatnya dengan sangat detail seperti panel panel instrumen yang dibuat sangat mirip dengan aslinya. Begitupun dengan kehadiran karpet ala bludru yang terdapat pada replika NSX-R ini.

img_1274

Beralih ke bagian belakang, yang sangat menarik ketika membuka kaca belakang yang didalamnya terdapat jantung utama dari NSX-R ini. Memang saat membuka kaca belakang, tidak dapat dilakukan bersamaan dengan bagasi belakang karena akan saling bersentuhan.

img_1268

img_1311

Kaca belakang dan cover mesin ditopang oleh pegas sehingga dapat dibuka bersamaan dengan jangka waktu yang lama. Terlihat detail mesin Honda yang lengkap dengan informasi petunjuk yang sangat detail.

img_1293

Overall secara keseluruhan NSX-R ini sangat layak untuk dikoleksi. Untuk budget yang harus dikeluarkan berkisar antara 1.7-2.5jt. Autoart membuat NSX-R dalam variasi warna antara lain putih, merah,silver, dan kuning.

img_1306

“1/18 AUTOART NISSAN/DATSUN FAIRLADY 240 Z S30 WANGAN MIDNIGHT”

Wangan Midnight adalah nama dari komik manga berasal dari Jepang, yang terkenal di era 90 an. Kepopuleran dari komik manga Wangan Midnight yang akhirnya dibawa ke game, serial film animasi dan film action yang berada di bioskop. Nama Wangan sendiri diangkat dari balapan jalanan di Tokyo Shuto Expressway Bayshore Route, yang dimana Bayshore dalam bahasa Jepang adalah Wangan. Singkat cerita, suatu hari pemeran utama Akio Asakura menggunakan Fairlady Z Z31 yang menantang balapan Blackbird (Porsche 964),yang pada akhirnya Akio Asakura kalah bertarung melawan Blackbird. Dengan obsesi Akio akan mobil berperforma tinggi, Akio mencari parts untuk menunjang mobilnya di Junkyard.

img_1929

Namun Akio melihat Fairlady Z 240 Z S30 yang akan di hancurkan dengan parts bagus didalamnya. Fairlady Z 240Z S30 tersebut menggunakan mesin L28 yang dimodifikasi dan ditingkatkan menjadi 3.1L. Mesin L28 merupakan mesin top of the line dari mesin 240Z yang menggunakan twin turbo. Lalu Akio berunding dengan montir nya dan menginginkan S30 tersebut dan ingin membeli dari pemilik Junkyard setelah Akio teringat kembali oleh memori terdahulu pernah melihat mobil serupa dan persis yang melintas didepan Akio di jalan. Namun niat Akio ingin memiliki S30 dihalang-halangi oleh pemilik Junkyard yang menceritakan bahwa pemilik sebelumnya yang mengalami kecelakaan tragis dengan S30 dan akhirnya mobil ini dinamai Devil Z bahkan nama pemilik sebelumnya  juga sama yaitu Akio Asakura. Dengan usahanya, Akio akhirnya memiliki mobil S30 Devil Z dan membangun mobil ini dan dipakai olehnya untuk balapan dengan Blackbird.

untitled-2

Autoart, baru-baru ini merilis diecast miniatur dari mobil legendaris Devil Z dalam skala 1/18. Beruntuk kami dapat memilikinya, karena pada awal kali diecast ini muncul, langsung ludes terjual dipasaran hobby. Secara kualitas, brand Autoart tidak perlu diragukan lagi terutama dalam detailnya. Beruntung karena Devil Z ini masih terbuat dari full diecast metal body yang cukup berat digenggam, karena model terbaru dari Autoart kini menggunakan bahan Composite dan base yang metal.

img_1982

Hal pertama saat kami menerima Devil Z ini adalah langsung membuka pintu-pintu serta kap mesin dan bagasi dari miniatur ini. Kami sangat terpukau saat melihat detail enginenya, dimana detail kabel-kabel, fan dan lain sebagainya dibuat sangat mirip dengan aslinya. Begitupun dengan interiornya,panel-panel serta rollcage yang bisa kita lihat secara jelas meskipun dilabur warna hitam. Sayang bagi anda yang penggemar dengan detail karpet bludru yang tidak terdapat pada Devil Z ini.

untitled-1

Saat membuka Bagasi belakang, hal yang menarik bagi kami adalah diecast ini dibuat sedemikian rupa mirip dengan aslinya, bahkan adanya pegas penompang bagasi belakang. Namun kelemahannya yaitu bagasi belakang ini sering kali menutup dengan sendirinya saat kita ingin membuka dengan jangka waktu lama.

img_1941

Secara tongkrongan, modelcar Devil Z ini sangat oke dan gahar. Autoart membuat bentuk body yang sangat proposional sehingga sedap dipandang oleh mata.

img_1989

Yang menjadi point of interest kami selain pembahasan diatas, yaitu ada kepada velg dan fitment pada Devil Z ini. Penggunaan velg deep dan beroffset lebar dan rapat fender sehingga terlihat proper dan stanced. Apalagi velg yang digunakan adalah RS Watanabe yang juga legendaris.

img_1993

Bagaimanakah dengan kesimpulannya? Miniatur Diecast dari Devil Z ini pantas dan layak untuk dikoleksi. Terutama keluaran dari Autoart ini masih tergolong fresh from oven sehingga masih mudah ditemui dipasaran.Untuk harga, anda bisa menebus Devil Z ini dipasaran sekitar 2,5-2,7 jt. Untuk kelemahan kami tidak menemukan masalah berarti pada Devil Z ini terutama detail, ibarat mencari jarum di tumpukan jerami. Namun pada unit kami,amat disayangkan kami menemukan lapisan cet yang sedikit tergerus pada bagian sisi samping kap mesin. Hal yang sangat minor dan dapat dimaklumi karena proses pengerjaan dan perakitan yang handmade sehingga tidak ada yang 100% sempurna.

img_1997